Get Adobe Flash player
Mei 2012
S S R K J S M
« Des    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Program PKH Terbaru UPT SKB Gunungkidul

Download PDF

Wonosari (14/12) Desa tertinggal bisa merambah ibukota lainnya….ingin tahu??

Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Gunungkidul terkenal sebagai kabupaten yang gersang, penuh dengan pegunungan, kekeringan dn tandus.

Kecamatan Tepus merupakan salah satu Kecamatan yang berada di kabupaten Gunungkidul.  Kurang lebih sekitar 26 Km dari kota Wonosari.  Desa Blekonang terletak di kecamatan Tepus, merupakan Desa yang jauh dari perkotaan dengan letak geografis di wilayah pegunangan dan perbukitan.

Desa Blekonang termasuk binaan UPT SKB Gunungkidul dalam program Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH)  desa tertinggal  tahun anggaran 2011.  Masyarakatnya yang kreatif mereka membuat kerajinan perak, tembaga dan kuningan yang dikelola oleh kelompok.

Barang / produk yang dihasilkan bermacam macam, berupa peralatan rumah dan perhiasan ibu ibu dan bapak bapak, seperti bros baju, souvenir cantik, dinding, cincin, gelang, kalung dan berbagai macam kerajinan lainnya yang terbuat dari perak, tembaga dan kuningan. Harganya sangat terjangkau.

Hasil kerajinan ini sudah dipasarkan keluar Gunungkidul, bahkan sudah masuk ke pasar modern atau mall mal dikota besar seperti Yogyakarta, Jakarta   bahkan  pada perayaan SEA GAMES tahun ini di Palembang banyak yang membuka outlet kerajinan perak / souvenir disana.

Bagi yang berminat bisa menghubungi alamat di bawah ini :

  • CP     : 081931787784 : Ratna Juita
  • email : skb_gunungkidul@yahoo.com
  • Mall Cakung Lantai 2

 

Create PDF    Send article as PDF   

Gebyar HAI 46

Download PDF

Wonosari (21/9). Dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional (HAI) yang ke 46 Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul beserta seluruh stakeholder Pendidikan Nonformal mengadakan “ Gebyar Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 46 “. Acara tersebut bertempat di kompleks UPT SKB Gunungkidul Jalan Pemuda No 21 Baleharjo Wonosari Gunungkidul mulai tanggal 21 – 23 September 2011.
Acara ini melibatkan seluruh insan dari Pendidikan Nonformal diantaranya : Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS), UPT SKB Gunungkidul, HIMPAUDI, PKBM, Tutor dan Warga Belajar dari masing masing lembaga Pendidikan Nonformal (PNF) Kabupaten Gunungkidul.
Adapun rangkaian kegiatan ini adalah : PNF Fair ( pameran dari hasil pendidikan nonformal), PNF Idols ( Lomba karaoke bagi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan  nonformal. Lomba menulis dan membaca sinopsis bagi warga keaksaraan, lomba pembuatan APE (Alat Permainan Edukasi) dari bahan limbah, serta diskusi publik dengan narasumber TASARO GK ( seorang penulis buku dari Gunungkidul).
Acara ini dibuka dan diresmikan dengan pemotongan pita oleh Bupati Gunungkidul dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa menarik animo masyarakat untuk datang dan menyaksikan acara tersebut. Sehingga masyarakat umum bisa lebih mengenal mengenai pendidikan nonformal yang selama ini masih banyak yang belum mengetahuinya.
(Aw)


Create PDF    Send article as PDF   

Pergantian Kepala UPT SKB Gunungkidul

Download PDF

pak-bahronWonosari-Jumat (11/9), Pemerintah kabupaten Read the rest of this entry »

Buta Aksara di Gunungkidul Mencapai 11.637 Orang

Download PDF

butaberita4

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos dalam acara penutupan Program Layanan Masyarakat Pemberantasan Buta Aksara (PLM-PBA), Kamis (22/1). Di Gunungkidul sendiri pada tahun 2005 angka buta aksara mencapai 47.000 orang, sedang tahun 2008 telah tergarap 27.556 orang, sehingga sisa garapan untuk tahun 2009 mencapai 11.637 orang.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati, Bupati Gunungkidul mengungkapkan bahwa untuk meningkatan kualitas hidup masyarakat salah satu syaratnya adalah harus melek huruf. Sedangkan masalah pendidikan khususnya buta aksara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja melainkan menjadi tanggung jawab semua. Untuk itu Gunungkidul sering bekerjasama dengan instistusi pendidikan seperti UGM, UNY dan UAD serta stakeholder yang lain untuk melaksanakan program pemkab dalam mengentaskan Gunungkidul dari buta aksara. Diakui oleh Bupati bahwa angka buta aksara di Gunungkidul masih cukup tinggi. Diharapkan agar kerjasama yang sudah terjalin dapat diteruskan.

Sedangkan ketua pelaksana PLM-PBA Dra Wiwin Widyawati Rahayu, MHum mengatakan bahwa pengentasan buta aksara merupakan faktor penting bagi program lainnya seperti pengentasan kemiskinan, perdamaian, pengurunan angka kematian ibu dan bayi, dan yang lainnya. Sehingga sejak tahun 2006, program pengentasan buta aksara menjadi bagian dalam KKN mahasiswa UGM. PLM-PBA tahun 2008 dilaksanakan muali 1 Nopember 2008 sampai dengan 22 Januari 2009 dengan melibatkan 9 dosen, 134 mahasiswa tutor, dan 1000 tutor lokal. Serta dilaksanakan di DIY dan Jateng, yaitu di Gunungkidul, Bantul, Purbalingga dan Wonosobo, yang terdiri atas 15 kecamatan. Target yang dicapai 11.194 sasaran dari 10.000 target yang ditetapkan.

Acara penutupan PLM-PBA tersebut dihadiri oleh sekretaris LPM UGM Dr R Wisnu Nurcahyo, Kepala Pusat Pendidikan Nonformal dan Informal Regional II Semarang Dr H Ade Kusmiadi MPd, perwakilan dari Diknas Propinsi DIY, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Camat tempat dilaksanakannya program, mahasiswa tutor, tutor lokal, dan peserta (warga belajar). Dan diakhiri dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada masing-masing elemen PLM-PBA.

sumber : http://www.gunungkidulkab.go.id

PDF Download    Send article as PDF   
Info Penting (klik disini)

JAM

PAGE RANK
Selamat datang di www.skb-gunungkidul.com
My status
share
Share |